PINTA HAOMASAN DAN SILAHI SABUNGAN - Budaya Batak | Suara Batak

GMKI Komisariat UMA Adakan Diskusi Virtual Bahas Anak Muda Dan Industri Kreatif | SUARA BATAK




SUARABATAK.COM - Bonus Demografi menandakan angka usia produktif akan lebih dominan sedangkan Industri Kreatif adalah harapan baru untuk perekonomiaan ke depan. Untuk mendorong  tentang itu spirit kepemudaan wajib digenjot agar kiranya berkecimpung dalam mengimplementasikan dalam karyanya.

Hal tersebut senada dengan dorongan GMKI Medan Komisariat Universitas Medan Area (UMA) untuk menyelenggarakan Diskusi Virtual yang bertemakan “Anak Muda & Industri Kreatif” pada hari Kamis, 10 September 2020 pukul 19.00 melalui platform ZOOM Online Meeting.





Fransiscus Bonahara Damanik sebagai Ketua GMKI UMA dalam kata sambutannya menyatakan, tentunya kita punya dasar dalam membahas ini meski ditengah pandemik menyerang 195 negara bukan menghambat kita dalam berliterasi, ialah bonus demografi yang sedang berlangsung menjadi tanda anak muda akan mendominasi artinya gagasan yang lebih fresh bisa muncul.

Fransiscus Bonahara Damanik juga menambahkan industri kreatif merupakan langkah yang tersedia untuk dijajaki oleh anak muda dengan pola-pola inovatif dan kreatif dalam karya sehingga bisa memberi nilai manfaat bagi banyak orang.

Diskusi Virtual ini menghadirkan beberapa pembicara antara lain; Anggota Komisi B DPRD Sumut, Guido Virdaus Hutagalung Vokalis Punxgoaran,Henry Hutapea Ketua DPD KNPI Pematang Siantar serta langsung dimoderatori Biro Komunikasi GMKI UMA Sekar Napitupulu.

Dalam perdiskusiaan yang berlangsung seru itu, Guido dari Punxgoaran menyampaikan meski pada kondisi saat ini, kita harus mampu berkreasi dengan karya karya yang menginspirasi,seperti yang terus di lakukan dengan menjual barang-barang popular saat ini dan Guido juga berharap semoga pemerintah dapat lebih peka untuk memicu intesitas dan kualitas pegiat industri kreatif. Sedangkan Henry Hutapea menyampaikan, dari sisi kepemudaan saat ini dan kondisi saat ini pemuda harus bisa lebih maju, baik dari pola pikir maupun tindakan itu sendiri.

Menyambut hal itu Gusmiyadi juga mengatakan, memanfaatkan industri kreatif dengan sumber daya yang ada  dapat membantu pendapatan masyarakat dan memajukan sehingga dapat menjawab tantangan.

Pada perdiskusiaan yang berlangsung lebih dua jam itu, beberapa pendapat terus berkembang hingga di akhir perdiskusiaan. Pada akhir perdiskusiaan Sekar Napitupulu menyimpulkan anak muda jangan sampai stag dijalan tetapi harus berani melangkah ke depan, dengan terus produktif dan kreatif sehingga bisa menghasilkan suatu pendapatan namun semua itu diiringi dengan laitihan dan pembelajaran.




Namun sebelum itu Fransiscus Bonahara Damanik sempat mengingatkan akan pentingnya instrument ini “Kita akan memilihara kekonsistenan agar dapat mendayagunakan sektor Industri Kreatif pada ranah anak muda, mudah-mudahan perbincangan ini akan terus berlanjut” ujar Bona Damanik.


suarabatak.com/lintang

Comments