PINTA HAOMASAN DAN SILAHI SABUNGAN - Budaya Batak | Suara Batak

Perempuan Ini Sengaja Membakar Ulos Batak Dengan Dalih Melancarkan Hubungan Rohnya Dengan Kristus


Perempuan yang membakar Ulos Batak yang berdalih ingin Melancarkan Hubungan Rohnya Dengan Yesus Kristus Ini Mendapat Kecaman



SUARABATAK.COM – Ulos atau sering juga disebut kain ulos adalah salah satu busana khas Indonesia. Ulos secara turun temurun dikembangkan oleh masyarakat Batak, Sumatera Utara, Dari bahasa asalnya, Ulos berarti kain.

Belakangan ini viral video se orang wanita yang menunjukkan Ulos yang sedang di bakarnya dengan dalih memperlancar hubungan rohnya dengan Kristus. Perempuan itu terlihat membakar beberapa ulos dengan sengaja karena dia merasa tertipu dengan debata. Dia juga mengatakan Ulos yang dibakarnya adalah sampah.


Video yang di upload oleh akun facebook Dohara manullang pada hari minggu ( 13/9 ) yang berdurasi 1 menit 25 detik ini sontak viral dan menggegerkan publik terkhususnya bangso batak.

Video Perempuan dengan sengaja membakar ulos dengan dalih melancarkan hubungan rohnya dengan Yesus Kristus




Anggota FKUB ( Forum Kerukukan Umat Beragama ) Kabupaten Humbang Hasundutan, Erikson simbolon menyampaikan pendapatnya terkait peristiwa Viralnya video seorang perempuan yang membakar Ulos Batak.

Saya mengecam tindakan perempuan yang membakar ulos batak itu dan mengatakan bahwa ulos adalah sebuah karya umat manusia ciptaan Allah. Dan ulos adalah bagian dari budaya Batak, dan Tuhan tidak pernah membenci Budaya yang tidak berlawanan dengan Firmannya. Ujar seorang Mantan Anggota DPRD itu.

Menanggapi kata kata yang menyangkut ”  memutuskan hubungan dengan Debata Jahwe” adalah sebuah perkataan yang tidak menunjukkan seorang pengikut Yesus Kristus, karena Yesus kristus berada dalam satu kesatuan Tri Tunggal, yaitu Allah Bapa, Allah Putra dan Allah Roh Kudus, yang lazim juga disebut Trinitas dalam bahasa batak disebut debata sitolu sada.

Dengan menyebut “ Memperlancar hubungan Rohnya dengan Kristus “ bahwa yang sesungguhnya yang memperlancar hubungan kita dengan Yesus Kristus adalah dengan Iman dan Perbuatan. Ulos dan benda benda lain tidak pernah mengganggu kelancaran hubungan seseorang dengan Tuhannya. 

Maka sangat disesalkan tindakan tersebut. Bila oknum yang membakar ulos ini bersuku Batak, Sudah selayaknya dia juga meniadakan Marganya yang merupakan perwujudan dari nenek moyangnya, sehingga dia tidak layak lagi disebut orang batak karena Ulos Batak adalah warisan dari nenek moyang orang batak. Tambah Erikson




suarabatak.com

Comments