PINTA HAOMASAN DAN SILAHI SABUNGAN - Budaya Batak | Suara Batak

Sejarah Marga Siopat Ama : Sidabutar, Sijabat, Siadari, Sidabalok


SEJARAH MARGA SI OPAT AMA 

Penulis : Norman Sidabutar



Sidabutar, Sijabat, Siadari dan Sidabalok

Berbicara marga Siopat Ama. Terasa kurang lengkap jika kita tidak paham bagaimana sejarah lahirnya marga Siopat ama yang sedang kita perbincangkan. Marga Siopat ama salah satu rumpun marga keturunan Tamba Tua. Sebelum kita beranjak pada riwayat lahirnya rumpun marga tersebut. Sebaiknya kita mulai dengan tarombo marga Siopat ama dilingkaran Parna.

Tarombo marga Siopat Ama.

1. Raja Nai Ambaton memiliki lima anak laki-laki: 
1. Bolon Tua, 
2. Tamba Tua, 
3. Saragi Tua, 
4. Munthe Tua , 
5. Nahampun Tua. 

2. Tamba Tua memiliki tiga anak laki-laki:
1.Raja Sitonggor, 
2. Raja Lumban Tongatonga, 
3. Raja Lumban Toruan. 

 Raja Lumban Tongatonga memiliki dua anak laki-laki: 
1.Raja Ruma Ganjang, 
2. Raja Lumban Uruk

Raja Ruma Ganjang memiliki tiga anak laki-laki: ;
1. Guru Satia/Tatea Bulan, 
2.Guru Sinanti,
3.Datu Parngongo. 

Datu Parngongo memiliki delapan anak laki-laki:
1.Siambaton,
2.Guru Suhatindion,
3.Guru Sojouon,
4. Guru Saowan,
5. Guru Solaosan,
6.Guru Debata,
7.Datu Ronggur,
8. Marhati Ulubalang. 

Guru Sohatindion menikahi Boru ni Raja Lumban Gaol (pamannya) dari Pollung Dolok Sanggul, lalu tinggal di Batubatu Kecamatan Simanindo Kabupaten Samosir peta wilayah terkini. Boru Lumban Gaol melahirkan empat anak laki-laki bagi Guru Sohantindion: 

1. Sidabutar 

2.Sijabat 

3.Siadari 

4.Sidabalok.

Anak pertama Guru Suhatindion bernama Sidabutar/Toga Sidabutar menikahi Boru ni Raja Pandiangan lalu tinggal berdekatan dengan orangtuanya. Disaat Boru ni Raja Pandiangan mengandung anak pertama Toga Sidabutar, Toga Sidabutar meninggal dunia. Pasca di tinggal Toga Sidabutar untuk selamanya, Boru ni Raja Pandiangan melahirkan anak laki-laki. Anak pertama Boru ni Raja Pandiangan dari Toga Sidabutar dianugerahi nama Sidabutar untuk mengenang ayahnya.

Dengan pertimbangan agar Sidabutar belia tetap terawat. Lagi pula, mertuanya menyayangi Boru ni Raja Pandiangan. Ibu Toga Sidabutar meminta adik Toga Sidabutar bernama Toga Sijabat menikahi akkangnya Boru ni Raja Pandiangan. Atas permintaan ibunya, Toga Sijabat menikahi akkangnya Boru ni Raja Pandiangan. 


Nasib Toga Sijabat tidak jauh beda dengan abangnya. Disaat istrinya Boru ni Raja Pandiangan mengandung anak pertamanya, Toga Sijabat meninggal dunia. Pasca ditinggal Toga Sijabat untuk selamanya. Boru ni Raja Pandiangan melahirkan anak laki-laki Toga Sijabat. Anak kedua Boru ni Raja Pandiangan dari Toga Sijabat dianugerahi nama Sijabat untuk mengenang ayahnya.

Tidak ingin menantu satu-satu-nya jauh darinya. Ibu Toga Sijabat meminta anak ketiganya bernama Toga Siadari menikahi akkangnya Boru ni Raja Pandiangan. Atas permintaan ibunya, Toga Siadari menikahi akkangnya Boru ni Raja Pandiangan. 

Nasib Toga Siadari sama dengan dua abangnya. Disaat istrinya Boru ni Raja Pandiangan mengandung anak pertama darinya, Toga Siadari meninggal dunia. Pasca ditinggal Toga Siadari untuk selamanya. Boru ni Raja Pandiangan melahirkan anak laki-laki Toga Siadari. Anak ketiga Boru ni Raja Pandiangan dari Toga Siadari dianugerahi nama Siadari untuk mengenang ayahnya.

Konon menurut kisahnya. Boru ni Raja Pandiangan cantik nan rupawan pada masanya. Disamping cantik, Boru ni Raja Pandiangan juga baik budi dan patuh pada mertuanya. Sepeninggal suami ketiganya bernama Toga Siadari untuk selamanya. Ibu Toga Siadari meminta anak bungsunya bernama Toga Sidabalok menikahi akkangnya. Atas permintaan ibunya, Toga Sidabalok menikahi akkangnya Boru ni Raja Pandiangan. 


Nasib Toga Sidabalok seturut dengan tiga abangnya. Disaat istrinya Boru ni Raja Pandiangan mengandung anak pertama darinya, Toga Sidabalok meninggal dunia. Pasca ditinggal Toga Sidabalok untuk selamanya. Boru ni Raja Pandiangan melahirkan anak laki-laki Toga Sidabalok. Anak keempat Boru ni Raja Pandiangan dari Toga Sidabalok dianugerahi nama Sidabalok untuk mengenang ayahnya.

Merperhatikan sejarah marga Siopat Ama diatas, kita dapat menarik benang merah bahwa Toga Sidabutar, Toga Sijabat, Toga Siadari dan Toga Sijabat lahir pada generasi-7 dari Raja Nai Ambaton. Sedangkan Raja Sidabutar, Raja Sijabat, Raja Siadari dan Raja Sidabalok lahir pada generasi-8 dari Raja Nai Ambaton.

Toga Sidabutar bersaudara dan Raja Sidabutar bersaudara masih memangku marga Tamba. Penasbihan marga Siopat Ama; Sidabutar, Sijabat, Siadari dan Sidabalok terjadi pada keturunan Raja Sidabutar, Raja Sijabat, Raja Siadari dan Raja Sidabalok, atau setidaknya pada generasi-9 dari Raja Nai Ambaton kebawah. Siopat Ama pengejawatahan riwayat satu keluarga yang terdiri dari satu ibu melahirkan empat anak laki-laki dari empat ayah adik beradik.

Merujuk Sejarah Marga Siopat Ama tertuang diatas. Maka dapat kita ketahui bahwa Ibu dari Toga Sidabutar, Toga Sijabat, Toga Siadari dan Toga Sidabalok adalah Boru Ni Raja Lumban Gaol. Sedangkan Ibu Raja Sidabutar, Raja Sijabat, Raja Siadari dan Raja Sidabalok adalah Boru Ni Raja Pandiangan. Dengan demikian, dapat kita simpulkan bahwa Ompung Boru marga Siopat Ama adalah Boru Ni Raja Pandiangan.




suarabatak.com/sejarahmargabatak

Comments